Jalan Berlubang Akibat Kebocoran Pipa PDAM di Trowulan Mojokerto, Sebabkan Puluhan Kecelakaan

Photo Author
Muhammad Siswanto, Kabar Mojokerto
- Senin, 11 November 2024 | 18:47 WIB
Perbaikan kebocoran pipa milik Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) di Kecamatan Trowulan. (Foto: M Siswanto)
Perbaikan kebocoran pipa milik Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) di Kecamatan Trowulan. (Foto: M Siswanto)

Kabar MojokertoKondisi jalan berlubang yang diduga akibat kebocoran pipa milik Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) di Kecamatan Trowulan, Mojokerto, telah memicu puluhan kecelakaan dalam kurun waktu tiga hari terakhir.

Kejadian ini mencuri perhatian warga setempat, yang mengungkapkan bahwa lubang jalan tersebut semakin parah dan berbahaya bagi pengendara.

Fitri (24), seorang karyawan Indomart yang berlokasi di Jalan Raya Trowulan, mengatakan bahwa lubang di jalan tersebut sudah ada sejak lama, dengan tiga titik yang dapat dikenali. Namun, sejak Sabtu, 9 November 2024, kondisi jalan semakin memburuk. Lubang yang awalnya kecil kini membesar dan tergenang air. Warga setempat pun melaporkan kejadian ini kepada Kepala Desa (Kades) dan kepolisian, meski respons yang diterima dinilai kurang memadai.

Baca Juga: Jalan Cor Beton Bangsal-Mojoanyar Mojokerto Minim Marka dan Rambu, Berisiko Tinggi

“Sudah lama dilaporkan, tapi responsnya kurang. Warga sudah mencoba menutupi lubang dengan semen, tapi tidak bertahan lama karena air terus muncul. Bahkan, karung yang digunakan juga tidak berhasil, karena lubangnya semakin melebar,” kata Fitri kepada tim Kabar Mojokerto, Senin (11/11/2024).

Menurut Fitri, kubangan jalan yang membengkak tersebut telah menyebabkan puluhan kecelakaan. Setidaknya, dalam shift kerjanya pada 9 November 2024, ia menyaksikan 11 kecelakaan sepeda motor. Namun, pihak PDAM menyebutkan bahwa jumlah kecelakaan akibat jalan berlubang tersebut sudah mencapai 30 kejadian.

Abidin (33), rekan kerja Fitri yang juga bekerja di Indomart, menambahkan bahwa warga sekitar telah berusaha memberi tanda pada lubang jalan tersebut pada Sabtu sore, dengan menggunakan cat putih dan benda-benda seperti galon air serta drum sebagai penanda. Meski begitu, pada keesokan harinya, Minggu, 10 November 2024, Abidin mencatat setidaknya lima kecelakaan sepeda motor yang terjadi di lokasi yang sama.

Baca Juga: Deretan Truk di Mojokerto Parkir Sembarangan Hindari Timbang, Bikin Ruas Jalan Sempit

"Hari Minggu itu saya tahu ada 5 kecelakaan. Beruntung, semuanya hanya luka ringan. Kejadian itu saya saksikan saat saya mulai bekerja di shift pagi pukul 07.00-17.00 WIB," ungkap Abidin.

Terkait hal ini, Paito (53), salah satu pekerja PDAM yang sedang menangani perbaikan jalan, mengonfirmasi bahwa upaya perbaikan sudah dimulai pada Senin, 11 November 2024. Koordinasi dengan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Mojokerto telah dilakukan untuk menangani permasalahan ini.

"Pekerjaan perbaikan sudah dimulai pukul 09.00 WIB, tetapi hingga pukul 13.00 WIB, kami masih belum menemukan titik kebocoran pipa. Di bawah jalan terdapat delapan pipa yang mengalir ke arah yang berbeda, sehingga pencariannya cukup sulit," jelas Paito.

Baca Juga: Minim Penerangan, Jalan Ir Soekarno Mojokerto Jadi Sasaran Kejahatan, Warga Cemas

Dia menambahkan, tim PDAM akan terus berupaya menemukan sumber kebocoran tersebut dan melakukan perbaikan hingga masalah teratasi. "Jika belum ditemukan, kami akan terus mencari sampai malam hari. Kami juga mengerahkan tenaga tambahan untuk mempercepat proses ini," ujar Paito.

Hingga berita ini diturunkan, warga dan pengendara masih diminta untuk lebih berhati-hati saat melintas di kawasan tersebut, sembari menunggu proses perbaikan selesai.

Editor: Fanda Yusnia

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Jadwal Buka Puasa Mojokerto 20 Februari 2026

Jumat, 20 Februari 2026 | 10:34 WIB

Kota Mojokerto Jadi Daerah Terpadat Ketiga di Jatim

Rabu, 15 Oktober 2025 | 13:35 WIB
X